Jumat, 05 Agustus 2011

ELEGI PART 5 BAG C & D -CerbungParodi-


ELEGI PART 5 BAG C

Haiiyyy kamu kesurupan kemasukan setan jadi lupa diri jadi tambah edan (?) haha banyak bacot bet gueeee u.u langsung aja nyookkk lah ……………….

~HOPE YOU LIKE IT~

Senin masuk kedalam kelas Asam Sulfat. Bersama Dindin kakaknya juga Shasha sahabatnya.

(udah tau yang terjadi? Yang di bag B ada yang nyanyi itu lohh._.)

“senin, lo mau gak jadi cewek gue?” Tanya seorang cowok meletakkan gitarnya dan menatap senin tajam.

“aping?” Tanya Senin terpengarah (bener gak tuh? .___.v)

“ya…. Gue… gue sayang lo sejak dulu. Sejak kita pertama ketemu. 10 tahun lalu.” Lirih Aping. Menatap Senin lembut.

Senin terdiam. Mukanya merah padam. Dindin Shasha dan teman sekelasnya hanya bisa ber-“cieeee” ria.

Jujur. Senin suka Aping. Senin sayang Aping. Tak tahu rasa itu muncul kapan, bagaimana dan dimana (?). jelas ia mengerti. Perasaan itu bukan hanya perasaan sesaat. Setiap didekat Aping. Setiap disamping Aping. Dirinya merasa nyaman. Tapi rasa yang mengganjal didlam diri Senin begitu kuat. Sifat aneh Aping belakangan ini. Senin terenyah. Ketika melihat seorak cowok berdiri sambil menenteng gitar dan tertsenyum padanya. Ada apa lagi ini? Tanyanya dalam hati.

Jreng…. Jreng….

dengar resapi
ucapkan dan jangan berhenti
karena semua pertanyaan perlahan menghampiri
mendekat dan merusak sistem kerja otak kiri
setiap detik berdetak, menusuk-nusuk di hati
kembali terlihat raut wajahmu di angan
taburan cinta mengikuti semua senyuman
tapi dalam hati ini tak bisa ungkapkan
nyaliku menciut, terlalu siang ‘tuk diucapkan
sekali lagi ku ingin kau mengerti
rasa cinta ini sungguh sangat menyakiti
tapi ku hanya makhluk yang tidak bermateri
dipandang sebelah mata, tak punya reputasi


tatapannya lembut. Suaranya membuat hati tenteram. Lagi-lagi senin terpaku. Tak bisa berbuat apa-apa.


reff:

seakan mataku tertutup
kuingin cinta ini dapat kau sambut
harapkan perasaan ini kau tahu
sungguh ku ingin kau jadi milikku
ingin sekali ku katakan ‘aku suka padamu’
namun cinta ini siksa jika ku ‘gak ada kamu
hendak jiwa kan memikatmu di sisi
namun berat untuk mengucap, cukup untuk kukagumi
A-B-C-D, ku harap kau mengerti
semua ini bukan cerita narasi deskripsi
hanya perasaan suka namun sulit hati berkata
bukan fiktif sedikit naif hanya sebuah realita
cinta ini derita kuharap kau juga merasa
apa yang kurasa tanpa banyak tanda tanya
rasa ini fakta, selektif bukan posesif
sang lelaki itu menggenggam pergelangan tangan Senin. Lagi-alagi Senin speechless.



ku tak ingin berdusta
ku cinta kau Bunga

reff:
seakan mataku tertutup
kuingin cinta ini dapat kau sambut
harapkan perasaan ini kau tahu
sungguh ku ingin kau jadi milikku
dapat kucinta kala fiagram bagai sebuah media
cinta berlepas birahi tanpa disertai kata jiwa dan raga
kulihat karya semua berbeda, pandanganku takkan pernah sama
dirinya aku cinta dengan pandangan yang tak sama
lelah; melepuh; bahkan memvonis diriku salah
dengan berjuta inaugurasi takkan menghasilkan apa-apa
karena cinta tercipta sebagai puas nafsu semata
takkan mengerti arti cinta karena kau hanyalah Bunga

back reff:

seakan mataku tertutup
kuingin cinta ini dapat kau sambut
harapkan perasaan ini kau tahu
sungguh ku ingin kau jadi milikku



( Bondan Prakoso ft Fade 2black – Bunga)

Sorak morak penghuni kelas menggelegar (?) saat bait lagu terakhir dinyanyikan. Terpana. Fly. Iuhhh semua murid cewek menjadi iri. Satu yang terlihat dari cowok yang ada didepan Senin ini. Manis. Sweet. Romantic. Tipikal cowok banget bagi Senin. Beda dengan Aping yang cuek dan dingin bagai es.

“gimana? Suara gue gak kalah bagus kan sama Aping,Nin?” Tanya Niel tersenyum. Lalu melirik Aping yang ada disebelahnya.

“niel? Lo apa-apaan sih?” Tanya Senin bingung.

“gue…. Hmm… gue suka sama lo! Lo mau gak jadi pacar gue?” Tanya Niel sembari tersenyum.

“……”

“nin lo mau kan?”

“apa-apaan sih lo? Ganggu orang aja!!” marah Aping._.

“lo gausah marah dulu bro! lo tunggu jawaban senin aja! Dia milih gue, atau LO!” niel menyeringai. Dengan PercayaDiri ia tersenyum lebar. Aping hanya menatap sinis yang bisa diartikan lo-pede-banget-sih-belum-tentu-senin-milih-lo.

Senin lagi (lagi) terdiam.  
Tapi………… yaaaa Senin sayang Aping TITIK! Ia pun mengakuinya. Tapi,,,, jika ia menerima Aping bagaimana dengan Alpin? Mungkin Alpin tidak akan pernah rela kalau dirinya mumpunyai hubungan lebih selain sahabat dengan Aping. Mungkin Senin harus menerima Niel untuk menjauhkan dirinya dari masalah yang besar. Yaa mungkin ini keputusan yang terbaik baginya.

“hmmm….” Senin berdehem.

Seisi kelas langsung bersorak. Dengan rasa penasaran yang menggelegar didada (?) mereka menyimak (?) betul apa yang akan diucapkan Senin.

“lo pilih siapa nin?” Tanya Aping penasaran.

“semoga pilihan lo ini gak salah nin..” bisik Dindin.

“semoga lo gak nyesel sama apa yang lo pilihh” ucap shasha juga berbisik.

“gue pilih……………….. niell” ucap Senin lirih. Tertunduk. Tak ingin menatap mata Aping yang menajam.

Seakan seisi kelas bersorak. Sedari tadi mereka mendukung Niel. Karena…. Hmmm …. Tanya sama mereka sendiri dehh!! Wk

“hadududuhh senin beruntung banget dapetin Niel,,, dia kan sweet banget :3” komentar seorang murid bernama Shillat.

“dia cool bangetttt!!!” tambah Seres.

Tapi ada juga yng berkomentar lain vvv u,u

“idihhh gantengan juga Aping!!” ucap Agne sinis.

“ganttengan dodol tau :3” tambah Cece sok imut (-_-)

“sirikk dehh lu berduaaaaaaaaaaaa :P” teriak Gipteh.

“-____________________- “ Cece dan Agne menunjukan muka masamnya._.

Aping menggeram. Tak terima akan “kekalahan”nya ini. Lalu ia berjalan kearah Senin (senin yang berada disamping Niel). Ia memajukan kepalanya. Dan berbisik ditelinga Senin.

“gue tau lo terpaksa gak pilih gue!” bisiknya tandas. Senin terpaku. Niel,Dindin,Shasha juga sama.

Ttapi seluruh penghuni kelas tak memperdulikannya karena masih sibuk berdebat tentang kelebihan Aping & Niel (ckck-_-)
***



SEGINI DULU YAAAAAAAAAAAAAA:3 MAAP GAJE JELEK IUHHH GAK BANGET DEHH -___- DOAIN BESOK GUE BISA NGEPOST SERIAL CERPEN REALIGI OKAYYYOKAYYY :D HAHAHA :P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar