Sabtu, 30 Juli 2011

ELEGI -cerbungParodi- PART5 bag A

Haiyy;) yukmarilah gausah banyak cingcong ini dia PART 5 Bag A jeng... Jeng... Jeng...(?)


~HOPE YOU LIKE IT~ \(^O^)/


===


.... Untuk seseorang yg teraih dipuncak Gede, namun akhirnya terlepas diketinggian Pangrango..... -STILL-


ketika cinta harus merelakannya pergi...

Walau hati terasa perih...

Inilah cinta..

Pengorbanan dan ketulusan hati untuk berbagi...

Serta kebohongan-kebohongan menutup diri...

Amarah dendam kebencian membuncah dalam keadaan empati menyengsarakan hati...

***


Pagi ini di Asrama Sleketep terlihat sedikit mendung. Awan pagi yg seharusnya biru kini berubah menghitam. Keaan itu hampir sama persis pada kepin. Keputusan 2hari yg lalu masih membuatnya agak kesal. Pagi ini pagi yg seharusnya menjemput Ipe. Bukan Shasha. Pagi ini. Pagi yg seharusnya ia melakukan hal berdua dengan Ipe. Bukan Shasha. Kepin menghela napas berat. Sangat berat. Terasa sesak. Shasha ditakdirkan tuhan untuk menjadi sahabatnya. Bukan menjadi pacarnya. Ini pilihan dan bukan takdir. Ia selalu mempercayai kata-kata itu.

Jika ini memang takdir kepin lebih memilih menggantikan posisi Ipe. Agar gadis itu kembali ceria. Seperti dulu Kepin bertemu Ipe pertama kali. Inikah cinta? Cinta yg butuh pengorbanan. Demi gadis itu Kepin rela melakukan hal konyol seperti ini dan menahan rasa sakit hatinya. Sungguh kisah yg ia punya bukanlah kisah sempurna. Kesempurnaan kata-kata puitis cinta. Yg menggema disetiap orang yg tengah merasakan perasaan yg indah itu.

Segenap hatiku luluh lantah...

Mengiringi dukaku...

Yang kehilangan dirimu...

Mungkin ku tak sanggup tuk meredam...

Kepingan hatiku...

Tuk merelakan kepergianmu...

(Samsons-Luluh)

Kepin mengetuk kamar asrama itu secara perlahan. Berharap orang yg membukakan pintu untuknya adalah Ipe. Gadis yang -sementara- dilepasnya demi mengabulkan permintaan sang gadis.

Harapan kosong. Bukan... bukan harapan kosong lagi sekarang. Gadis yg slalu muncul dalam imajinya kini ada dihadapannya. Yap gadis itu adalah Ipe.

"kepin?" tanya gadis itu setelah membuka pintu kamar.

"Ipe? Lo kok gak sekolah? Shasha mana?" tanya Kepin dengan senyum tercetak diwajah tampannya. #eaea-_-v


"gue meriang,Pin. Hehe. Shasha tadi udah duluan sama Ojy juga sama dindin"jawab gadis itu sambil tersenyum.

DEGH.....

Senyuman itu yg pertama ia lihat ketika bertemu dengan Ipe. Jantung Kepin berpacu cepat. Risau dihatinya muncul kembali.

"kamu sakit?"

"gak kok. Udah gih sana kesekolah nanti keburu telat. Shasha tunggu kamu di gerbang Asrama." jawab Ipe hendak menutup pintu. Namun segera dicegah oleh Kepin. #eaeaea.__.

Kepin memajukan wajahnya. "5 hari lagi kamu bakalan jadi milikku lagi. 5 hari lagi sandiwara ini berakhir,Pe!" bisik Kepin tandas.

"5 hari lagi kamu gak akan liat aku berdiri dan tersenyum lagi :)" jawab ipe lirih. Namun mampu membuat kepin tersentak.

"gue masuk dulu" pamit Ipe langsung menutup kamar asramanya.

"gue benci ucapan lo! Gue benci!" geram Kepin lalu berlari menjauh dengan pintu yg dibalik pintu tsb ada seorang gadis tengah terisak.

***

Panci berjalan sendiri tanpa ditemani ketiga saudara kembarnya. Sesekali ia menyapa orang yg dikenalnya.

"hy giptehh"

"hy kacang"

"hy sutra eh kayak banci ya maennya ama cewek :P" celetuk Panci.

***

heyaa maap jelek ngaret lebeh haduh gak pantes dibaca :$
pendek lagi soalnya bikinnya dihape._.

Harus coment ditwitter! Kalo engga gak gue lanjut._. #teruskenapa?-_-

LANJUT YA KE BAG B NYA :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar